Search

Pembukaan Pelatihan Teknis Pengelolaan Pasar Rakyat Secara Daring

  Dengarkan Berita Ini


Pelatihan Teknis Pengelolaan Pasar Rakyat yang diselenggarakan secara daring resmi dibuka pada Rabu (22/4). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya peningkatan kompetensi aparatur di bidang perdagangan, khususnya dalam pengelolaan pasar rakyat yang profesional, modern, dan berdaya saing. Pelatihan ini diselenggarakan oleh Kementerian Perdagangan melalui Balai Pengembangan Kompetensi Perdagangan (Bapekomdag) Padang dengan diikuti oleh 30 peserta dari Dinas yang membidangi perdagangan pada wilayah kerja Bapekomdag Padang yaitu Pulau Sumatera, Kepulauan Riau dan Kepulauan Bangka Belitung.

Dalam sambutannya, Kepala Bapekomdag Padang Bapak Hadi Barry Rahmatullah menyampaikan bahwa di tengah arus modernisasi perdagangan dan pesatnya pertumbuhan pusat perbelanjaan serta toko swalayan, pasar rakyat menghadapi tantangan yang semakin kompleks. Tantangan tersebut mencakup aspek tata kelola, sarana dan prasarana, standar kebersihan dan keamanan pangan, digitalisasi transaksi, hingga peningkatan daya saing dan perlindungan konsumen. Oleh karena itu, pengelolaan pasar rakyat tidak lagi dapat dilakukan secara konvensional, melainkan harus berbasis regulasi, standar, dan prinsip manajemen modern. “Melalui pelatihan ini, diharapkan para peserta dapat meningkatkan kapasitas dan kompetensi dalam mengelola pasar rakyat, sehingga mampu memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat serta mendorong daya saing pasar rakyat di tengah perkembangan pasar modern,” ujarnya.

Pelatihan ini akan berlangsung selama beberapa hari ke depan dengan berbagai materi yang mencakup Manajemen Pengelolaan Pasar Rakyat, SOP Pengelolaan Pasar Rakyat, Perlindungan Konsumen Pasar Rakyat, Pelayanan Prima Bagi Pedagang Pasar dan Action Plan Pengelolaan Pasar Rakyat. Adapun fasilitator pada pelatihan ini merupakan para pakar maupun praktisi yang sudah berpengalaman dalam proses pendampingan dan pengurusan SNI Pasar Rakyat seperti Direktorat Standardisasi dan Pengendalian Mutu, Direktorat Sarana Perdagangan dan Logistik, Direktorat Metrologi, Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan dan Asosiasi Pengelola Pasar Indonesia. Kegiatan pembukaan berlangsung dengan lancar dan diakhiri dengan sesi foto bersama secara virtual. Diharapkan seluruh peserta dapat mengikuti pelatihan dengan baik dan mengimplementasikan ilmu yang diperoleh di daerah masing-masing.