Pelatihan Teknis Pengembangan Sarana Perdagangan, Perdagangan Antar Pulau, dan Kerja Sama Logistik resmi dibuka bersamaan dengan Pelatihan Keselamatan dan Kesehatan Kerja di Laboratorium yang diselenggarakan secara daring oleh Balai Pelatihan Aparatur Metrologi dan Mutu pada Senin (6/4). Kegiatan ini merupakan inisiatif Kementerian Perdagangan Republik Indonesia melalui Balai Pengembangan Kompetensi Perdagangan Padang dalam rangka meningkatkan kapasitas sumber daya manusia di bidang perdagangan dan logistik. Acara pembukaan berlangsung secara virtual dan diikuti oleh 30 peserta dari wilayah kerja Bapekomdag Padang yaitu Pulau Sumatera, Kepulauan Riau dan Kepulauan Bangka Belitung, yang terdiri dari aparatur perangkat daerah yang membidangi perdagangan. Pelatihan ini dilaksanakan dengan metode Fully Online mulai hari ini, tanggal 06 – 10 April 2026. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman serta kompetensi peserta dalam pengelolaan sarana perdagangan, distribusi barang antar pulau, serta penguatan sistem logistik nasional.
Dalam sambutannya, Kepala Pusat Pengembangan Kompetensi Aparatur Perdagangan, Kementerian Perdagangan Republik Indonesia menyampaikan bahwa Pengembangan sarana perdagangan perlu terus didorong melalui revitalisasi pasar rakyat agar lebih higienis, tertata, dan kompetitif. Selain itu, penguatan pasar induk dan grosir, pembangunan pusat distribusi regional, serta pemanfaatan teknologi dan digitalisasi perdagangan akan meningkatkan efisiensi rantai pasok dan memperluas akses pasar bagi pelaku usaha. “Melalui pelatihan ini, diharapkan peserta mampu memahami strategi pengembangan sarana perdagangan, meningkatkan konektivitas antar wilayah, serta memperkuat kerja sama logistik guna mendukung kelancaran arus barang,” ujarnya.
Pelatihan teknis ini dijadwalkan berlangsung selama 5 (lima) hari dengan menghadirkan narasumber yang kompeten di bidangnya, Materi yang disampaikan mencakup kebijakan perdagangan, pengelolaan sarana distribusi, hingga analisis data dan informasi terkait kerjasama logistik dan gerai maritim. Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan para peserta dapat mengimplementasikan ilmu yang diperoleh dalam mendukung peningkatan kinerja sektor perdagangan di daerah masing-masing.

