Search

BPSDMP Pastikan Ketersediaan dan Stabilitas Harga Bahan Pangan Pokok Jelang Nataru 2025

  Dengarkan Berita Ini

Jakarta, 31 Desember 2025 – Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perdagangan (BPSDMP) Kementerian Perdagangan melaporkan hasil pemantauan harga dan stok bahan pangan pokok menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025. Pemantauan dilakukan di 36 pasar rakyat yang tersebar di lima wilayah, meliputi Padang (Sumatera Barat), Jawa Barat, Yogyakarta, Jawa Tengah, Sulawesi Selatan, dan Tangerang Selatan. Kegiatan ini merupakan implementasi arahan Menteri Perdagangan yang mengamanatkan seluruh jajaran Eselon I untuk memastikan ketersediaan dan stabilitas harga bahan pangan strategis, khususnya pada momentum hari raya dan hari besar nasional. BPSDMP melalui unit kerja teknisnya—Balai Pengembangan Kompetensi (Bapekom) Perdagangan di berbagai daerah—menerjunkan pejabat Eselon II dan tim pelaksana untuk turun langsung ke pasar rakyat. Hasil Pemantauan Per Wilayah: Padang (Sumatera Barat): Pemantauan di 15 pasar rakyat menunjukkan pasokan bahan pangan tetap tersedia, meskipun harga beberapa komoditas tercatat di atas Harga Eceran Tertinggi (HET). Kondisi ini dipengaruhi gangguan distribusi pascabencana yang menyebabkan jalur distribusi menjadi lebih panjang. Harga rata-rata: beras medium Rp13.500-18.500/kg, gula pasir Rp17.500-19.000/kg, minyak goreng kemasan (MinyaKita) Rp15.700-17.500/liter, daging sapi Rp130.000-150.000/kg, daging ayam ras Rp30.000-50.000/kg, telur ayam ras Rp28.000-60.000/kg, dan cabai merah keriting Rp40.000-60.000/kg. Jawa Barat: Harga bahan pangan pokok di 5 pasar terpantau relatif terkendali dengan variasi harga antar pasar yang masih dalam batas wajar. Harga rata-rata: beras medium Rp13.500-15.000/kg, gula pasir Rp18.000-24.000/kg, telur ayam ras Rp29.900-30.750/kg, bawang merah Rp36.000-52.333/kg, dan cabai rawit merah Rp60.000-95.000/kg. Yogyakarta dan Jawa Tengah: Pemantauan di 5 pasar menunjukkan stabilitas harga yang baik. Harga rata-rata: beras medium Rp13.500-14.500/kg, gula pasir Rp17.000-18.000/kg, daging sapi Rp130.000-140.000/kg, daging ayam ras Rp33.000-40.000/kg, dan telur ayam ras Rp28.000-30.000/kg. Sulawesi Selatan: Di 5 pasar yang dipantau, harga bahan pangan pokok terpantau relatif stabil dengan kenaikan terbatas pada beberapa komoditas. Harga rata-rata: beras medium Rp11.000-14.000/kg, daging sapi Rp105.000-120.000/kg, daging ayam ras Rp31.000-55.000/kg, cabai merah keriting Rp15.000-35.000/kg, menunjukkan harga yang lebih rendah dibanding wilayah lain. Tangerang Selatan: Pemantauan juga dilakukan oleh Pusat Pengembangan Kompetensi Aparatur Perdagangan (PUSBANGKOM AP) untuk memastikan pasokan di wilayah penyangga Ibu Kota. "Kami memastikan bahwa pasokan bahan pangan pokok tetap terjaga dan tersedia di pasar rakyat menjelang Nataru 2025. Meskipun terdapat penyesuaian harga di beberapa wilayah, khususnya yang terdampak gangguan distribusi pascabencana, ketersediaan barang tetap mencukupi kebutuhan masyarakat," ungkap perwakilan BPSDMP. Tim pemantauan juga mencatat bahwa variasi harga antar pasar masih dalam batas wajar, dengan sebagian besar komoditas strategis berada pada kisaran harga yang terjangkau masyarakat. BPSDMP akan terus melakukan koordinasi dengan Pemda dan pemangku kepentingan terkait untuk memastikan kelancaran distribusi dan stabilitas harga. Kegiatan pemantauan ini merupakan bagian dari komitmen Kementerian Perdagangan dalam menjaga daya beli masyarakat dan memastikan perayaan Nataru berjalan dengan damai dan sejahtera.

  • Share