Search

BPSDMP Kemendag Lanjutkan Pemantauan Harga Bahan Pangan Pokok di Hari Pertama Tahun 2026

  Dengarkan Berita Ini

Jakarta, 1 Januari 2026 – Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perdagangan (BPSDMP) Kementerian Perdagangan melanjutkan komitmennya dalam memantau harga dan stok bahan pangan pokok pada hari pertama tahun 2026. Pemantauan yang dilakukan di 40 pasar rakyat di berbagai wilayah Indonesia menunjukkan hasil positif, dengan ketersediaan bahan pangan pokok berada dalam kondisi aman dan mencukupi, serta harga yang terpantau relatif stabil. Kegiatan ini merupakan kelanjutan dari arahan Menteri Perdagangan kepada seluruh jajaran Eselon I untuk memastikan stabilitas pasokan dan harga bahan pangan strategis selama periode Natal dan Tahun Baru (Nataru). Tim BPSDMP melalui unit kerja teknis di daerah terus melakukan pengawasan intensif untuk menjaga daya beli dan kesejahteraan masyarakat di awal tahun 2026. Cakupan Pemantauan: Pemantauan pada 1 Januari 2026 dilaksanakan oleh tim gabungan Kementerian Perdagangan di lima wilayah strategis: Kota Padang (Sumatera Barat): Balai Pengembangan Kompetensi (Bapekom) Perdagangan Padang memantau 14 pasar rakyat, meliputi Pasar Alai, Pasar Pagi Lubuk Lintah, Pasar Parak Laweh, Pasar Raya, Pasar Bandar Buat, Pasar Gaung, Pasar Juanda, Pasar Simpang Haru, Pasar Lubuk Buaya, Pasar Tabing, Pasar Indarung, Pasar Ulak Karang, Pasar Siteba, dan Pasar Tanah Kongsi. Yogyakarta dan Klaten (Jawa Tengah): Bapekom Perdagangan Yogyakarta melakukan pemantauan di 7 pasar, yaitu Pasar Gentan Sleman, Pasar Bantul, Pasar Kebonagung Boyolali, Pasar Kranggan Yogyakarta, Pasar Kembang Klaten, Pasar Kalasan Sleman, dan Pasar Srowot Klaten. Sulawesi Selatan: Bapekom Perdagangan Makassar memantau 7 pasar strategis, meliputi Pasar Veteran Makassar, Pasar Parang Tambung Makassar, Pasar Turatea Jeneponto, Pasar Sentral Lakessi Parepare, Pasar Panampu Makassar, serta pasar-pasar lainnya di wilayah tersebut. Jawa Barat: Tim gabungan dari Balai Peningkatan Mutu Jasa Perdagangan (BPMJP), Balai Pengembangan Alat dan Mesin Mutu (BPAMM), Akademi Metrologi & Instrumentasi, serta Pusat Pembinaan Jabatan Fungsional Perdagangan memantau 10 pasar, termasuk Pasar Atas Cimahi, Pasar Modern KBP Bandung Barat, Pasar Rancaekek, Pasar Panorama Lembang, Pasar Antri Cimahi, Pasar Barukai Cisarua, Pasar Cihaurgeulis Bandung, dan Pasar Sederhana Bandung. Tangerang Selatan (Banten): Pusat Pengembangan Kompetensi Aparatur Perdagangan (PUSBANGKOM AP) melakukan pemantauan di Pasar Ciputat dan Pasar Bintaro sebagai wilayah penyangga Ibu Kota. Kondisi Pasar Stabil dan Terkendali: Hasil pemantauan menunjukkan bahwa pasokan bahan pangan pokok di seluruh pasar yang dikunjungi berada dalam kondisi aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat. Tidak ditemukan kelangkaan atau penimbunan barang yang dapat mengganggu stabilitas pasar. Harga berbagai komoditas strategis seperti beras, minyak goreng, gula pasir, daging sapi, daging ayam, telur, bawang merah, bawang putih, cabai, dan tepung terigu terpantau relatif stabil tanpa lonjakan signifikan. "Di hari pertama tahun 2026, kami memastikan bahwa kondisi pasar tetap kondusif dan pasokan bahan pangan pokok terjaga dengan baik. Stabilitas harga yang terpantau menunjukkan efektivitas koordinasi antara Kementerian Perdagangan, Pemda, dan pelaku usaha dalam menjaga keseimbangan pasar," ujar perwakilan BPSDMP. Komitmen Berkelanjutan: Kegiatan pemantauan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Kementerian Perdagangan dalam melindungi kepentingan konsumen dan memastikan iklim usaha yang sehat. BPSDMP akan terus berkoordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan untuk mengantisipasi fluktuasi harga dan memastikan distribusi bahan pangan berjalan lancar. Tim BPSDMP juga mengapresiasi peran aktif para pedagang, distributor, dan seluruh pihak yang berkontribusi dalam menjaga ketersediaan dan stabilitas harga bahan pangan pokok, sehingga masyarakat dapat merayakan tahun baru dengan tenang dan sejahtera.

  • Share